Leeteuk 'SuJu' Raih Predikat Idola Karismatik

Pemimpin grup boyband Super Junior (SuJu), Leeteuk, terpilih menjadi pemimpin paling karismatik oleh para penyanyi idola Korea lainnya. Penilaian ini berdasarkan survei yang dilakukan di antara kelompok superstar.

Seperti dikutip dari Korea.com, tayangan MBC Idol every1's, Sabtu, 19 November 2011, akan merilis peringkat 10 pemimpin paling karismatik di antara grup idola di Korea. Peringkat ini dilakukan setiap minggu, yang diikuti band-band ternama di Korea antaralain B2ST, Infinite, FT Island, 4minute, SISTAR, Brown Eyed Girls, dan Rainbow.

(Baca selengkapnya....)

Sumber

Wifi di Pesawat?

Banyak penumpang pesawat yang mencari cara melewatkan waktu saat terbang melintas antar negara, baik dengan membaca atau menonton film. Tapi, kini, di pesawat milik United Continental, terdapat rencana mengaktifkan Wifi, sehingga penumpang bisa menghabiskan waktu terbang dengan berinternet.

Pemegang saham United Continental mengumumkan sebuah kemitraan dengan perusahaan Avionik Panasonic untuk memberikan akses Wifi kepada penumpang selama penerbangan. Layanan ini terdapat di lebih dari 300 penerbangan.

Hal itu akan dimulai pada pertengahan 2012. Pada akhir 2015, seluruh armada pesawat akan dilengkapi dengan teknologi satelit berbasis Wifi.

(baca selengkapnya....)

Sumber 
(

Kue Pengantin Berusia 113 tahun

Dalam sejumlah tradisi di mancanegara, tak lengkap rasanya pernikahan tanpa kue pengantin besar. Sebagai ikon perayaan besar, kue pengantin lumrahnya habis dimakan atau dibagikan pada kerabat dan keluarga besar.

Namun, ada yang berbeda dari kue pengantin ini. Meski warnanya tidak lagi putih seperti kebanyakan kue pengantin, desainnya masih terlihat cantik lengkap dengan hiasan bunga. Hanya, muncul retakan di beberapa bagian.

Jangan bayangkan kenikmatan rasa manis yang muncul ketika Anda melumat kue pengantin ini. Kue pengantin ini sudah tidak layak dimakan, mengingat usianya yang sudah 113 tahun. Bahkan, dinobatkan sebagai kue pengantin tertua yang masih utuh.

Kue ini dibuat oleh salah satu toko kue pada 1898, pada masa pemerintahan Ratu Victoria. Hebatnya, kue ini masih utuh lengkap dengan detail-detail desain dan hiasan meski telah terkena ledakan bom pada Perang Dunia II.

Gula yang melapisi telah berubah warna menjadi coklat karena dimakan usia. Meski demikian, dikatakan bahwa bagian dalam kue ini masih lembab.

Awalnya, kue pengantin ini dipajang di jendela toko roti keluarga di Basingstoke, Hampshire, yang sudah tutup sejak 1964. Meski toko roti ini sudah tidak lagi berjualan, pemilikinya memutuskan untuk menyimpan kue tersebut di atas loteng.

Sebelum akhirnya disumbangkan ke Museum Willis di Basingstoke, kue tersebut tersimpan di loteng selama hampir satu abad.

"Kue ini telah disimpan dalam kondisi yang tidak menguntungkan. Suhu panas dan lembab di loteng menyebabkan gula meresap ke dalam dan menyebabkan warna yang lebih gelap," ujar kurator museum Sue Tapliss, dikutip Daily Mail.

(baca selengkapnya....)

Sumber

Burung Cendrawasih Terindah di Dunia

Ada lebih dari tiga lusin spesies dalam keluarga Paradisaeidae, atau lebih dikenal dengan bird of paradise. Ada sekitar 13 Genus dari burung-burung ini dan yang paling terkenal adalah anggota genus Paradisaea. Di Indonesia kita menyebutnya dengan burung cendrawasih. Bercirikan dengan warna yang mencolok dan cerah, bulu berwarna kuning, biru, merah, dan hijau.

Dengan warna-warna yang demikian mereka menjadi burung paling indah dan menarik di dunia, sehingga disebut sebagai burung dari surga. Burung cendrawasih banyak ditemukan di Papua atau Papua Nugini dan pulau-pulau sekitarnya, termasuk juga Australia Timur. Sayangnya keberadaan burung ini semakin berkurang seiring dengan banyaknya perburuan liar yang tidak bertanggung jawab.

1. Lesser bird of paradise (Paradisaea minor)
The Lesser bird of paradise dikenal dengan nama Cendrawasih kuning kecil. Burung ini berukuran sedang dengan panjang sekitar 32 cm, berwarna merah-coklat dengan mahkota kuning dan punggung atas kuning kecoklatan.Burung jantan memiliki tenggorokan berwarna zamrud-hijau tua, sepasang ekor panjang dan dihiasi dengan bulu hiasan sayap yang berwarna kuning di daerah pangkal berwarna putih di daerah luarnya.

Burung betina berukuran lebih kecil dari burung jantan, memiliki kepala berwarna coklat tua, dada berwarna putih dan tanpa dihiasi bulu-bulu hiasan. Daerah penyabaranya meliputi seluruh hutan bagian utara Papua Nugini, dan pulau-pulau di dekat Misool dan Yapen.

2. Raggiana bird of paradise (Paradisaea Raggiana)
The Raggiana bird of paradise dikenal juga dengan nama Count Raggi̢۪s bird of paradise. Burung ini juga yang paling dikenal sebagai burung Cendrawasih. Habitat burung ini terdistribusi secara luas di Pulau Irian selatan dan timur laut. Memiliki panjang 34 cm panjang, berwarna merah-coklat keabu-abuan, iris kuning dan kaki berwarna cokelat keabu-abuan.

Burung jantan memiliki mahkota kuning, tenggorokan zamrud-hijau tua dan kerah kuning di antara tenggorokan. Warna bulu sayap bervariasi dari merah ke jingga tergantung subspesies. Burung betina berukuran lebih kecil dari burung jantan, dengan muka berwarna coklat dan tidak punya bulu-bulu hiasan.

3. Astrapia Ribbon-tailed (Astrapia mayeri)
Ini adalah salah satu burung cendrawasih yang paling spektakuler. Namanya Astrapia Ribbon-tailed dan memiliki bulu ekor terpanjang dalam kaitannya dengan ukuran tubuh, panjangnya mencapai lebih dari tiga kali panjang tubuhnya.

Panjang burung dewasa mencapai 32 cm dengan ekor burung jantan yang bisa mencapai 1 meter. Burung jantan memiliki warna hitam dan hijau zaitun sedangkan burung betina berwana coklat. Burung jantan memilki ekor panjang berbentuk pita berwarna putih. Daerah penyebarannya ada di bagian tengah Pulau Irian.

4. Blue bird of paradise (Paradisaea rudolphi)
Namanya mengingatkan nama salah satu angkutan Taksi di Indonesia. Burung ini berukuran sekitar 30 cm, berwarna hitam, iris warna coklat gelap, kaki abu-abu. Burung jantan dihiasi dengan bulu sayap dengan dominasi warna ungu biru. Sehingga disebut juga dengan Cendrawasih Biru. Blue Bird of Paradise adalah burung endemik Papua Nugini. Daerah penyebarannya meliputi pegunungan tenggara Papua Nugini.

5. Riflebird Paradise (Ptiloris paradiseus)
Kalau anda pernah melihat film Planet Earth, maka anda akan melihat burung ini. Burung ini memiliki panjang sekitar 30 cm dengan burung jantan berwarna hitam dengan warna-warni mahkota biru kehijauan, kaki hitam, iris coklat gelap dan mulut kuning. Burung betina jenis ini berwarna coklat zaitun.

Merupakan endemik di Australia timur, Riflebird juga tersebar di hutan hujan di New South Wales dan pusat Queensland. Burung jantan dapat mengembangkan sayapnya dan memamerkannya seraya bergerak ke kanan dan ke kiri di hadapan burung betina untuk memikat mereka.

(Baca selengkapnya....)

Sumber

Tentang Maria Selena

Dulu, dalam ingatan teman-teman lamanya di Indramayu, Maria Selena lebih diingat sebagai pemain basket berambut superpendek dan kulit yang terbakar matahari. Kini, ia seorang putri.

"Aku sebenarnya bukan tipe yang suka ikut kontes-kontesan putri," ucap Maria Selena (21) sedikit tersipu.

Namun, dalam perjalanan hidupnya, kini ia singgah di panggung kontes pemilihan Puteri Indonesia 2011. Bungsu dari dua bersaudara ini mewakili Jawa Tengah, daerah asal kedua orangtuanya.

Pada malam penentuan, Selena tampak tenang. Gerak-geriknya di atas panggung seperti macan luwe, luwes dan santai. Tak tersirat pula kegugupan dalam setiap jawaban yang diberikannya atas pertanyaan para juri. Bahkan, ketika kemenangannya diumumkan, kegembiraan yang tersurat di wajahnya tak berlebihan. Tak terdengar pula hiruk-pikuk massa pendukungnya. Ya, Selena tak membawa bala pendukung seperti sebagian kontestan lain malam itu.

"Aku lebih baik enggak ditonton. Rasanya lebih enteng. Malam itu hanya keluarga dan segelintir teman saja yang menonton langsung. Kalau lagi tanding basket pun aku enggak mau ditonton keluarga," cerita Selena dengan tutur kata lembut dan tenang.

Suatu siang, kami bertemu. Tubuhnya dibalut gaun batik keunguan yang menonjolkan tubuhnya yang tinggi semampai. Dengan tinggi 175 sentimeter, secara fisik Selena memang ideal sebagai pemain basket. Kala bertanding basket, baik ketika masih di Indramayu dan di kampusnya di Institut Teknologi Bandung, Selena kerap berposisi sebagai pemain tengah. "Posisi ini yang sering sikut-sikutan fisik dengan lawan". Waduh.

Bagi yang baru mengenal Selena sekarang, mungkin sulit membayangkan gadis ini dahulu pemain basket dari Jawa Barat serta sempat mengikuti beberapa turnamen tingkat daerah dan nasional. Namun, menurut Selena, teman-teman basketnya dahulu yang justru bingung dengan sosok Selena sekarang yang jauh lebih 'perempuan'.

Selena melalui masa kanak-kanak dan remajanya di sejumlah daerah. Ketika kecil, ayahnya yang karyawan Pertamina ditugaskan di Indramayu. Selena pun bersekolah di Indramayu sejak TK hingga SMP. Ketika memasuki bangku SMA, Selena berpisah dari orangtuanya, indekos dan bersekolah di Cirebon. Kemudian, karena kuliah di ITB, domisilinya pun pindah ke Bandung. Baru sejak mengikuti pemilihan Puteri Indonesia, Selena tinggal di Jakarta bersama orangtuanya, yang lebih dulu hijrah ke Jakarta sejak 2008.

Kontestan memang dapat mewakili daerah yang menjadi asal orangtua. Kedua orangtua dan keluarga besarnya memang berbasis di Semarang, Jawa Tengah. "Ibu senang sekali aku ikut Puteri Indonesia. Sejak dulu, dia ingin aku lebih perempuan, lebih feminin," kata Selena.

(Baca selengkapnya....)


Sumber