Tampilkan postingan dengan label Penyakit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penyakit. Tampilkan semua postingan

Penyakit Jantung

Jangan terlalu cemas jika memiliki tanda-tanda penyakit jantung. Sebab, orang yang memiliki tanda-tanda penyakit jantung lebih mungkin bertahan hidup setelah serangan jantung pertama dibandingkan dengan orang yang riwayat kesehatannya baik-baik saja. Orang yang pernah kena penyakit jantung biasanya bisa menjaga hidupnya lebih baik.

Kesimpulan ini didasarkan analisis data nasional di Amerika Serikat yang mendaftar 500.000 kasus serangan jantung pertama kali dari tahun 1994 hingga 2006.

Selama dirawat inap di rumah sakit, dokter mencatat faktor-faktor risiko standar penyakit jantung pada pasien seperti tekanan darah tinggi, kolesterol, diabetes, merokok, dan riwayat penyakit jantung dalam keluarga.

Di antara semua pasien, lebih dari 85% di antaranya memiliki setidaknya satu faktor risiko dan banyak di antaranya mendapat serangan jantung pertama pada usia yang lebih muda. Di antara jumlah tersebut, sebanyak lebih dari 50.000 pasien meninggal di rumah sakit.

Penelitian ini menemukan bahwa pasien bukan perokok yang tidak menderita diabetes, kolesterol tinggi, dan tinggi tekanan darah atau tanpa memiliki riwayat penyakit jantung dalam keluarganya, ternyata 50% lebih mungkin meninggal di rumah sakit dibandingkan dengan orang yang memiliki tanda-tanda penyakit jantung.

(Baca selengkapnya....)

Sumber

Manusia Gelembung?

Media-media asing mengulas penyakit aneh Chandra Wisnu (57 tahun) yang berasal dari Indonesia. Chandra Wisnu mendapatkan julukan 'Bubble Man' (Manusia Gelembung) karena sekujur tubuhnya di penuhi tumor yang sangat parah.

Media-media internasional asal Inggris dan Australia yang mengulas soal 'Manusia Gelembung' ini antara lain thesun, news.com, dailytelegraph yang kemudian beritanya menyebar luas lagi ke beberapa negara hingga Afrika Selatan.

Chandra Wisnu (57 tahun) yang berasal dari Indonesia dianggap salah satu dari sedikit orang di dunia yang mengalami penyakit kulit langka yang menyebabkan benjolan seperti gelembung-gelembung besar tumbuh di seluruh tubuhnya.

Lesi-lesi gelembung itu mulai tumbuh di wajah ayah 4 anak ini sejak usia 19 tahun. Pada saat ia berusia 24 tahun, lesi telah menyebar ke punggung dan pada usia 32 tahun lesi sudah hampir menutupi seluruh tubuhnya.

Di awal-awal terkena penyakit ini, orangtua Chandra membawanya ke sejumlah dokter dan dermatologis, tapi dokter masih bingung dengan tingkat keparahan gejala-gejalanya.

Menurut dokter kondisi yang dialami Chandra bersifat genetik dan mungkin disebabkan oleh kelainan pada sistem saraf yang menyebabkan tumor jinak berkembang pada kulit atau tulang.

Dokter pernah meresepkan sejumlah krim, tetapi tidak melakukan apapun untuk menghentikan lesi agar tidak menyebar. Karena tidak dapat menemukan obat dan tidak mampu lagi membayar perawatan media, Chandra dipaksa untuk tetap hidup dengan kondisi sangat aneh.

"Tidak ada pengobatan khusus untuk penyakit saya, saya hanya diberitahu untuk mencari satu demi satu dokter kulit karena mereka tidak tahu bagaimana memperlakukan saya. Setelah itu, ayah saya tidak percaya ada alasan lain untuk membawa saya ke rumah sakit lagi dan saya belum menemui dokter lagi sejak itu," jelas Chandra Wisnu, yang tidak disebutkan detail daerah tempat asalnya, seperti dilansir Thesun, Kamis (17/11/2011).

(Baca selengkapnya....)

Sumber : http://duniaproduk.com/