Alhamdulillah

Daftar pemenang lomba Cenat Cenut
oleh Iksank Bangsawan pada 28 April 2011 jam 17:50

Eka Mega Cynthia.
Ranny Setya Rizkita.
El Eyra.ali
Alina Sitha.
Riana.
Linda Astri Dwi
Chilfia Karunianty.
Joeniardhiee H.
Reza Annisa Dina.
Wahyu Wiji Astuti.
Ranisa Khanaf.
Amanda Ratih Pratiwi.
Nain Teti Nurhayati.
Fahmi Risandi Dwi Putra.
Muh. Zuhry M.
Ica Alifah.
Arbie Sheena.
Rachma Indah Lestari.
Iman Adhar Perkasa.
Kembang Ilalang.
Fauziah Harsyah.
Ayna Wardhani.
Ratu Marfuah.

Yeyy... alhamdulillah.... calon next antologi lagi.... hmmm.... do'akan temans.... :)

Sepotong Roti


Sosok itu duduk di pinggir jalan. Tangan kanannya menggenggam erat sebuah plastik. Tangan kirinya memegang gitar kecil.

“Hey, mengapa kamu melamun ?” tegurnya padaku yang duduk beberapa jengkal darinya. Aku tidak menjawab pertanyaannya. Aku sibuk memegangi perutku yang keroncongan.

“Kamu lapar, ya ?” tanyanya kemudian sambil menyodorkan kantong plastik kepadaku. “Ambillah. Aku rasa kamu lebih membutuhkannya,” katanya lagi.

Aku mengamatinya sejenak. Lalu, mengambil plastik yang ia berikan. “Apa ini ?” tanyaku.

“Bukalah. Kau akan tahu,” katanya sambil berdiri dan siap pergi.

Aku membuka plastik itu. Sepotong roti isi coklat masih terbungkus rapi. Aku mengambilnya dan saat aku ingin menawarkan pada sosok pembawa gitar itu, ia sudah tidak ada.

Hari-hari berikutnya, aku datang lagi ke tempat yang sama. Mencari sosok yang perangainya begitu indah. Sayang, aku tidak jua menemukannya. Padahal, aku ingin berterima kasih padanya. Kalau saja Tuhan mengizinkanku kembali bertemu dengannya, ingin sekali aku menyapanya, “Namamu siapa ? Namaku Indah.”


Sebuah Nama Sebuah Cerita

Assalamu'alaikum..... hollaa... jumpa lagi nihh... kali ini gue mw nulis kembali apa yang menarik perhatian gue.... yuuk simaak !


Bukan hanya sekedar judul, melainkan merupakan rangkaian kata yang memiliki makna. Di dalamnya tertuang kisah mengenai sebuah perjalanan yang dirintis dari titik nol hingga melambung setinggi langit. Tidaklah merupakan kisah yang hanya diwarnai dengan kebahagiaan, tetapi halang rintang juga ikut mewarnai perjalanan empat sekawan yang tergabung dalam peterpan.

Peterpan. Nama itu menjadi akrab di telingaku sejak pertama kali mendengar lantunan Mimpi Yang Sempurna dalam album kompilasi Kisah 2002 Malam pada tahun 2002. Suara Ariel yang unik menjadi daya tarik tersendiri bagi band poprock asal Bandung itu. Semenjak itulah, lagu-lagu dari band fenomenal itu menemani hari-hariku.
Aku mengenal peterpan saat masih duduk di bangku SMP. Waktu itu, peterpan memang menjadi band favorit di sekolahku. Lagu-lagunya yang simple dan enak didengar membuatku mudah mengingat lirik lagunya. Bahkan, dari sekian banyak lagu peterpan yang aku tahu saat itu, tiga diantaranya memiliki kenangan yang tidak akan pernah aku lupakan hingga sekarang.
Aku dan Bintang. Gara-gara sama-sama suka sekali dengan lagu itu, aku jadi berteman akrab dengan sahabatku hingga sekarang. Seorang sahabat yang dulu sering membawakan lagu ini dengan petikan gitarnya. Seorang sahabat yang selalu ada saat suka maupun duka.
Yang Terdalam. Awalnya lagu ini akan dijadikan lagu pembuka untuk pementasan musik saat aku SMP dulu. Dengan segala daya dan upaya, aku pun mencari not balok dari lagu yang bernada sedikit sendu itu. Hanya saja, karena selera teman-teman satu kelompokku menginginkan lagu yang bernada beat, not balok itu hanya tersimpan dalam memori dan selembar kertas yang takkan kulupakan hingga saat ini.

Semua Tentang Kita. Berlainan cerita dengan kedua judul lagu di atas, lagu ini sangat memberikan inspirasi padaku. Saat mendengar lagu ini, aku teringat pada nenekku yang sudah lama meninggal dunia. Saat aku SMP dahulu, hal itu yang membuatku bersikeras mencari not baloknya. Bertepatan dengan itu, aku sedang mengikuti sebuah perlombaan tingkat kota. Dalam perlombaan itu mengharuskan setiap pesertanya menunjukkan kebolehan dalam bidang kesenian. Tanpa pikir panjang, aku langsung memilih lagu ketiga di album Taman Langit ini sebagai ‘senjataku’ dalam lomba. Dan alhamdulillah, lagu ini menjadi bagian dari kemananganku yang berhasil membawa pulang piala sebagai juara kedua dalam perlombaan itu.
Nah, ketiga lagu kenangan itu, semuanya tergabung dalam sebuah album, Album Sebuah Nama Sebuah Cerita,  yang merupakan album terakhir peterpan sebelum mengalami reinkarnasi dengan nama lain. Album ini menjadi rangkuman dari sekian banyak lagu hits Ariel cs. Mendengarkan seluruh lagu dalam album ini seperti mendengar sebuah cerita. Cerita tentang band petepan yang menjadi fenomenal ketika meraih segudang prestasi mulai dari mendapatkan penghargaan dari dalam dan luar negeri hingga penghargaan platinum dan multi platinum serta cerita tentang musik peterpan yang menjadi trendsetter musik bagi band-band berikutnya. Benar-benar merupakan sebuah penutup yang indah.
Prestasi yang diraih oleh Peterpan benar-benar memberikan suntikan semangat untukku untuk lebih giat belajar. Semangat mereka membuat aku mengerti betapa pentingnya sebuah kerja keras untuk meraih sebuah keberhasilan.
Ada bahagia, ada juga sedih. Kesedihan itu ikut mewarnai perjalanan peterpan yang sedang berjuang untuk melakukan reinkarnasi musik mereka sejak ditinggalkan dua personilnya. Ya, masalah hukum menjerat salah satu personil mereka. Siapa lagi kalau bukan Ariel sang vokalis.
Ariel, Ada apa denganmu ? Sayangnya, aku masih belum mengerti sepenuhnya akan semua yang terjadi pada vokalis band favoritku itu.
Nama peterpan yang memang sudah lama tidak terdengar semakin tenggelam ditelan arus musik yang tiada henti berinovasi dengan pendatang baru. Ada yang mendukung untuk melanjutkan perkara, tidak sedikit pula yang meminta untuk menghentikan. Manusia memang tiada yang sempurna karena manusia tempatnya salah dan khilaf. Semoga saja itu semua bisa menjadi pembelajaran bagi Peterpan dan Ariel khususnya.
Dunia memang terkadang kejam, tapi ingatlah bahwa Allah SWT tidak akan merubah keadaan suatu kaum sebelum kaum itu merubah keadaan mereka sendiri. Perubahan itu perlu, terutama menuju ke arah yang lebih baik. Menggapai memang sulit, tapi mempertahankan akan lebih sulit.
Memiliki sahabat dalam suka dan duka adalah impian setiap manusia sebagai makhluk sosial. Berbahagialah karena memiliki kami sebagai sahabat peterpan yang akan selalu mendukung kalian.
Peterpan, dari lubuk hatiku yang terdalam aku ingin bertanya, “Harus berapa lama aku menunggumu ?
Peterpan, buka dulu topengmu dan berjalanlah walau habis terang. Jangan terlalu lama menunggu pagi hingga bintang di surga enggan bersinar lagi.
Peterpan, memang semua tak ada yang abadi, semua akan hilang terbawa arah. Tapi, namamu akan tetap selalu ada di dalam hati sahabat.
Peterpan, dan mungkin bila nanti kalian akan kembali, kukatakan dengan indah di balik awan, “mimpi yang sempurna di atas normal tidak akan menghapus jejakmu di kota mati, tetapi hatiku selalu meninggikanmu hingga ke taman langit untuk kembali mengukir kisah semua tentang kita agar kita tertawa.

by : Alina Sitha

Wanita Berteknologi, why not ?

Berbicara mengenai teknologi, berbicara mengenai perkembangan zaman. Seperti yang telah kita ketahui bersama, era globalisasi telah membawa dampak berupa kemajuan teknologi yang begitu pesat. Informasi kini bisa diakses secara online di mana saja dan kapan saja. Begitu pula dengan komunikasi yang sudah begitu canggih dengan hadirnya berbagai ponsel dengan fitur variatif.

Sebuah penelitian Kementerian Negara Pemberdayaan Perempuan RI, pada bidang teknologi, khususnya TI diperoleh hasil bahwa teknologi informasi dan komunikasi masih sangat dekat dengan identitas laki-laki sedangkan wanita sering kali hanya sebagai objek. Sedangkan kuantitas jumlah wanita hampir separuh dari penduduk Indonesia yang merupakan potensi jika diberdayakan dengan baik.

Wanita berperan cukup besar dalam ketahanan ekonomi karena mampu menciptakan lapangan kerja. Ya, telah diketahui bahwa 60% pengelola usaha mikro, kecil, dan menengah pada tahun 2008 adalah wanita. Pemerataan gender sejak era kartini memang terus meningkat dan berkembang. Wanita tidak lagi harus diam, tapi mereka bisa memperoleh hak yang sama dengan pria dengan sebuah kata kunci kebanggannya yaitu emansipasi wanita.

Penggunaan Teknologi Informasi bisa membantu wanita di beberapa bidang seperti perdagangan dan kewirausahaan sebagai sumber informasi dan sebagai sarana untuk mempromosikan dan memasarkan produk mereka. Sepertinya bukanlah suatu hal yang rahasia jika pelaku sekaligus sasaran pasar bisnis itu kebanyakan adalah kaum wanita. Sebut saja berbagai macam MLM yang kebanyakan memproduksi dan memasarkan barang-barang kebutuhan wanita. Bahkan, tidak jarang system pemasaran yang dipakai adalah system online.  Pemanfaatan internet untuk bisnis online banyak dimanfaatkan oleh wanita karena lebih fleksibel menjalankan bisnisnya dari rumah sehingga tugas dan tanggungjawab terhadap keluarga masih terpenuhi.

Teknologi  komunikasi internet dapat membuat  peran wanita lebih dioptimalkan. Melalui perangkat internet seperti  website, facebook, twitter, blog dan lain-lainnya   jejaring sosial dapat diperluas dalam waktu yang singkat. Apalagi sekarang ini,  perkawinan ponsel dan internet, satu orang dapat menjangkau  banyak orang diberbagai tempat . Melalui internet, wanita dapat membangun komunitas di dunia maya sehingga jaringan pertemanan dan bisnis bisa lebih luas. Istilah jarak memisahkan kita seolah tidak lagi tergaung selama ujung kabel koneksi dan pulsa (tentunya) terus tersambung dengan baik.

Memahami kemajuan perkembangan teknologi dan terus mengikuti dengan sikap selektif pasti akan sangat bermanfaat. Apalagi bagi para wanita yang masih cenderung bersikap acuh terhadap teknologi. Sejauh kegiatan itu bersifat positif, terimalah dengan terbuka. Lagipula, tidak ada salahnya mencicipi hal baru yang ternyata bisa membawa kemajuan bagi pemberdayaan wanita di segala bidang.

Hidup wanita berteknologi !

Ka-MuT

Hmm.... ini dia nih.. hasil dari baca buku Negeri 5 Menara... mengumpulkan kaliamat2 ciamik... hhe.... cekidot sajah lah... :)




Orang berilmu dan beradab tidak akan diam di kampung halaman
Tibggalkan negerimu dan merantaulah ke negeri orang
Merantaulah, kau akan dapatkan pengganti dari kerabat dan kawan
Berlelah-lelahlah, manisnya hidup terasa setelah lelah berjuang


Aku melihat air menjadi rusak karena diam tertahan
Jika mengalir menjadi jernih, jika tida, kan keruh menggenang


Singa jika tak tinggalkan sarang tak akan dapat mangsa
Anak panah jika tidak tinggalkan busur akan kena sasaran


Jika marahari di orbitnya tidak bergerak dan terus diam
Tentu manusia bosan padanya dan enggan memandang


Bijih emas bagaikan tanah biasa sebelum digali dari tambang
Kayu gaharu tak ubahnya seperti kayu biasa
jika di dalam hutan


Imam Syafii